Sukoharjo (3/2/2026) – Ketua HEBITREN Solo Raya, KH. Miftahul Huda, memberikan sejumlah masukan strategis dalam kegiatan Rapat Program Kerja Serap Aspirasi dan Knowledge Sharing bersama Stakeholders yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta, pada hari ini di Aula Gedung F FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta.
Kegiatan ini menjadi forum penting bagi FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta dalam merumuskan arah Program Kerja Tahun 2026 dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan strategis. Kehadiran para mitra eksternal diharapkan mampu memperkuat relevansi akademik sekaligus dampak nyata FEBI bagi pengembangan ekonomi umat, khususnya di wilayah Solo Raya.
Dalam kegiatan tersebut, KH. Miftahul Huda didampingi oleh Asep Maulana Rohimat selaku Sekretaris HEBITREN Solo Raya serta Dr. Moh. Rifqi Khairul Umam sebagai pengurus HEBITREN Solo Raya. Atas nama HEBITREN, ia menyampaikan apresiasi kepada FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta yang dinilai konsisten membersamai dan berkolaborasi sejak awal berdirinya HEBITREN Solo Raya.
“FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta telah menjadi mitra strategis HEBITREN Solo Raya dalam penguatan ekosistem bisnis pesantren. Sinergi ini perlu terus dilanjutkan dan diperkuat,” ungkap KH. Miftahul Huda dalam forum tersebut.
Adapun masukan utama yang disampaikan HEBITREN Solo Raya antara lain adalah melanjutkan program-program yang telah berjalan dengan baik, khususnya pada aspek kurasi bisnis pondok pesantren di Solo Raya, penguatan ekonomi pesantren melalui kegiatan kreatif dan inovatif, serta peningkatan pendampingan bisnis pesantren secara berkelanjutan. Program-program tersebut dinilai sejalan dengan visi pengembangan ekonomi syariah berbasis pesantren dan pemberdayaan masyarakat.
Rapat program kerja ini juga dihadiri oleh berbagai stakeholder lintas sektor yang siap berkolaborasi dengan FEBI dan HEBITREN Solo Raya. Di antaranya adalah Parallaxnet USA, PT. Youngtree Industries, pegiat budaya dan pendidikan dari Keraton Surakarta Kanjeng Raden Rio Aryo Kuncoro Adiningrat, Bursa Efek Indonesia Solo, FKIJK Solo Raya, Masyarakat Ekonomi Syariah Surakarta, KADIN Sukoharjo, serta sejumlah stakeholder lainnya.
Melalui forum serap aspirasi dan knowledge sharing ini, FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta diharapkan mampu merumuskan Program Kerja Tahun 2026 yang kolaboratif, adaptif, dan berdampak luas, khususnya dalam penguatan ekonomi syariah, bisnis pesantren, dan jejaring kemitraan strategis di Solo Raya.